Perusahaan Bangun Rumah Layak Huni
(Gubernur Kaltim saat acara penyerahan penganugrahan K3 beberapa pekan lalu)
BALIKPAPAN- Meningkatkan kesejahteraan rakyat
di Benua Etam tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja tetapi semua
pihak tak terkecuali pengusaha atau perusahaan besar di daerah ini.
Misalnya, membangun perumahan rakyat layak
huni yang bekerja sama dengan TNI.
"Program ini akan saya kembangkan di
Kaltim. Ini telah saya lakukan di Kutai Timur ketika sebagai Bupati. Biaya
pembangunan perusahaan yang menanggung, yang membangun TNI. Bahan bangunannya
dari kayu. Dengan begitu masyarakat yang tidak memiliki rumah bisa memiliki
rumah layak huni," kata Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor ketika menghadiri
penganugerahan penghargaan K3 di Balikpapan baru-baru ini.
Menurut Isran, pembangunan rumah layak huni
oleh perusahaan sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi perusahaan atau
pengusaha kepada daerah.
Meski dibantu oleh perusahaan atau pengusaha,
tetapi pembangunan perumahan tetap dikerjakan oleh pihak TNI, sehingga ketika
TNI yang mengerjakan tentu tidak ada permasalahan dikemudian hari.
"Semoga apa yang kami programkan ini
bisa terwujud. Sebenarnya tahun ini dilaksanakan, tapi karena terkendala wabah
Covid-19, sehingga ditunda tahun depan. Semoga terlaksana dengan lancar,"
jelasnya.
Isran mengaku, ketika di Kutai Timur sempat
membangun 1.800 unit rumah layak huni, yang seharusnya bisa mencapai 4.200
unit. Tapi, karena sudah tak menjabat sehingga terhenti.
"Jadi, nanti pemerintah tak perlu uang
perusahaan. Tapi, silahkan bangun rumah rakyat layak huni,"
jelasnya.(mar/poskotakaltimnews.com)